Bagaimana semoga HP yang kita miliki tidak cepat panas dan tidak sering lemot? 

Pertanyaan ini barangkali ada di pikiran Anda terutama Anda yang memang cukup aktif dalam menggunakan smartphone.

Perlu Anda tahu, smartphone itu tidak “sepintar” yang Anda bayangkan. 

Sebutannya memang pintar, tapi beliau masih punya kelemahan. Salah satunya ialah terkadang smarpthone bisa terasa panas dan menciptakan kinerja HP cendekia jadi lemot. Namanya juga barang alat elektronik, niscaya ada penurunan kualitas seiring waktu. Terlebih smartphone ini dipakai bukan hanya untuk telepon dan sms saja.

Sekarang, berselancar di internet, main games, main media sosial, bahkan penunjang acara sehari-hari ada di smartphone. Wajar kalau kemudian waktu, penggunaan smartphone jadi lebih tinggi dibanding penggunaan HP biasa satu dekade lalu.

Penggunaan yang amat tinggi inilah yang bisa jadi pemicu HP Anda cepat panas dan hal ini akan berefek pada performa HP Android yang menurun drastis. Karena itu, semoga baterai HP tidak cepat panas sebaiknya baca tips berikut ini:

15 TIPS AGAR HP TIDAK CEPAT PANAS DAN LEMOT




1. Gunakan Charger dan Baterai Original

Penggunaan HP berlama-lama seringkali kuat pada sektor baterai yang cepat habis. Efeknya, Anda akan terus melaksanakan proses charging HP yang terlalu sering dalam satu hari. Tentu hal ini akan menciptakan baterai dan charger mengalami penurunan kualitas. Ketika rusak, Anda perlu merogoh kocek untuk membeli charger atau baterai baru.
Nah, dalam membeli charger dan baterai baru, sebaiknya gunakan charger dan baterai original. Charger dan baterai yang lebih murah memang ramah kantong, tapi hal ini akan membahayakan smartphone Anda.
Terlebih Anda juga tak tahu kualitas dan asal-usul charger tersebut. Jika Anda menggunakan charger dan baterai yang tidak original, bisa dipastikan panas akan lebih sering menghampiri smartphone Anda. Maka dari itulah, pastikan smartphone Anda menggunakan charger dan baterai original dan pastikan juga untuk tidak mengisi daya HP Anda terlalu sering.

2. Tidak Memakai HP Saat Mengisi Daya

Tips kedua masih berafiliasi dengan tips pertama, yakni perihal baterai. Saat HP sedang dalam keadaan proses charging, sebaiknya Anda tidak menggunakan HP tersebut, baik untuk sekadar chatting atau hanya SMS saja.
Jika kebiasaan ini sering dilakukan maka akan kuat pada baterai HP yang terlihat mengembung lebih cepat. Kondisi ini akan menciptakan HP Anda terasa lebih panas sehabis selesai diisi daya.

3. Membersihkan HP dari Debu

Anda perlu tahu kalau abu yang melekat pada HP ternyata bisa menimbulkan panas pada HP atau overheating. Mengapa bisa? Karena ternyata lubang pada body HP bisa menutupi alur suhu panas yang keluar dari HP. Artinya, suhu panas tersendat karena lubang tertutup debu.
Jika sudah kejadian, alias HP sudah tertutup debu, sebaiknya atasi dengan menggunakan semacam cotton buds. Pastikan juga bersihkan potongan baterai, terutama untuk HP dengan jenis baterai yang bisa dicopot. Oh ya, hati-hati dalam penggunaan cotton buds. Jangan sampai, cotton buds pribadi melekat pada potongan perangkat HP

4. Beri Waktu HP untuk “Istirahat”

Saat main game atau sedang internetan, seringkali kita lupa waktu. Kita keasyikan bermain game ataupun streaming secara terus-menerus yang pada kesudahannya secara tidak sadar “menyiksa” smartphone bekerja keras.
Untuk diketahui, pemakaian streaming Youtube ataupun video serta bermain game terus menerus tiada henti akan menciptakan HP Anda cepat panas. Sebaiknya Anda memperlihatkan waktu untuk HP Anda istirahat dari acara pemakaian berat yang tiada henti. 

5. Memakai Aplikasi Pendingin HP

Salah satu cara yang bisa Anda coba untuk mengatasi HP yang cepat panas ialah dengan menggunakan aplikasi pendingin HP. Aplikasi pendingin HP ini cukup bermanfaat dan bisa membantu menjaga suhu atau mendinginkan smartphone Anda. Beberapa aplikasi pendingin HP yang bisa Anda coba ialah Cool Master, Super Cooler-CPU, EaseUS Coolphone, dan masih banyak lagi.

6. Memakai Aplikasi Penghapus “Sampah”

Di smartphone Android umumnya terdapat banyak file yang tidak terlalu berguna. File tersebut biasanya berupa sampah, cache, hingga cookies. Jika file ini sudah terlalu banyak dan dibiarkan, efeknya akan berdampak pada dapur pacu dan RAM yang kemudian memicu smartphone menjadi panas.
Karena itu, jangan sepelekan file “sampah” yang ada di HP Anda. Lakukan pencucian file secara rutin. Untuk proses pembersihannya, Anda bisa memanfaatkan aplikasi dari Google, Files Go, yang terperinci mempunyai kinerja baik dan saluran izin aplikasi yang aman.

7. Simpan HP di Tempat yang Aman dari Panas

Anda sebaiknya menyimpan smartphone di tempat yang aman. Aman dalam hal ini ialah tidak menyimpan HP di sembarang tempat yang berpotensi menimbulkan panas pada HP. Contohnya menyimpan di bantalan yang gampang panas. Terlebih ketika Anda menyimpan HP tersebut sambil diisi daya. Jika ini terjadi, baterai HP akan cepat panas dan imbas terburuknya baterai berpotensi meledak.

8. Memakai Aplikasi Penghemat Baterai

Aplikasi penghemat baterai sudah banyak tersebar di toko aplikasi. Aplikasi ini umumnya tidak hanya mempunyai kegunaan untuk menghemat baterai. Biasanya aplikasi penghemat baterai juga punya fitur untuk menutup aplikasi yang berjalan di belakang (background). Aplikasi yang berjalan di belakang ini berpotensi menciptakan HP cepat panas.
Selain itu, aplikasi penghemat baterai juga biasanya mempunyai fitur untuk mempercepat kinerja HP Anda. Fitur ini sangat mempunyai kegunaan untuk meningkatkan performa HP Anda. Anda bisa menggunakan aplikasi penghemat baterai semacam Hibernation Manager, Account Sync Profiler, DU Battery Saver, Battery Booster Lite dan masih banyak lagi.

9. Hindari HP dari Air

Ternyata air bisa jadi salah satu alasannya HP bisa cepat  panas dan lemot. Karena itu, Anda sebaiknya menghindari menggunakan HP di kolam, pantai, atau di kamar mandi.
HP yang terkena air dalam jumlah banyak bisa menimbulkan panas dan berpotensi HP menjadi rusak. Tapi poin ini khusus untuk Anda yang tidak mempunyai HP anti air. Kalau Anda sering beraktivitas di tempat dengan banyak air, pilihlah HP yang anti air.

10. Matikan Koneksi dan Tutup Aplikasi yang Tidak Digunakan

Anda sebaiknya bisa mengatur kapan menggunakan koneksi sebuah HP. Misalnya ketika Anda rapat, Anda bisa mematikan jaringan internet terlebih dulu. Tapi kalau hal ini tidak memungkinkan, matikan koneksi lain kalau tidak digunakan. Misalnya mematikan GPS, bluetooth, atau NFC. Cara ini juga efektif untuk menghemat baterai.
Selain itu, tutup aplikasi yang Anda gunakan, terutama aplikasi atau game berat. Biasanya, kalau Anda sering multitasking, Anda akan menekan recent apps dan tidak melaksanakan closed terhadap aplikasi. Apabila ada banyak aplikasi yang berjalan tanpa Anda menutupnya, HP Anda berpotensi cepat panas, bahkan bisa menimbulkan HP Anda kinerjanya lemot.


11. Hindari Menyalakan WiFi Terus Menerus

Poin ini masih berafiliasi dengan nomor 10, yakni mematikan WiFi dikala sedang tidak berada di area penyedia WiFi. Ingat, Anda jangan lupa untuk mematikan jaringan WiFi.
Pasalnya, WiFi akan terus mencari jaringan secara otomatis, padahal belum tentu Anda akan ada di daerah yang ada jaringan WiFi-nya. WiFi yang terus aktif mencari jaringan ini ternyata berpotensi menciptakan HP Anda cepat panas.

12. Gunakan Anti-Cryptocurrency Mining

Saat ini cryptocurrency sedang naik daun. Yang paling populer ialah bitcoin. Banyak situs mencoba peruntungan menambang bitcoin dengan cara menggunakan resource dari device yang mengakses situs tersebut tanpa izin pengguna device.
Bahkan, sudah ada aplikasi di Google Playstore yang kalau diinstal akan mencoba menggunakan sistem untuk menambang bitcoin. Untung sudah diantisipasi Google dengan cara menghapusnya.
Meskipun sudah dihapus tetap waspada. Siapa tahu nanti banyak aplikasi sejenis tiba lagi atau Anda tidak sengaja mengakses situs yang sedang menambang bitcoin. Jika hal ini terjadi, maka sudah niscaya sistem HP Anda akan terasa berat karena dipaksa oleh situs atau aplikasi untuk menambang cryptocurrency. Efeknya, HP Anda akan terasa panas dan kinerjanya terperinci akan lemot.
Untuk itu, sebaiknya Anda gunakan aplikasi pelindung dari “penambang cryptocurrency” di HP Anda. Saat ini banyak antivirus menyerupai Malwarebytes dan Avast yang juga mempunyai kemampuan anti-cryptocurrency mining. Anda juga bisa memasang browser Opera yang punya fitur blokir iklan sekaligus blokir acara cryptocurrency mining.

13. Menghapus Aplikasi dan Games yang Memberatkan RAM

Jika HP yang Anda punya ialah smartphone dengan RAM besar, terperinci poin ini tidak berlaku. Tapi, kalau RAM HP Anda tergolong pas-pasan, semisal RAM 1GB, maka poin ini akan berlaku. Pasalnya, aplikasi dan games yang tergolong memberatkan RAM akan menciptakan performa HP Anda menurun karena aplikasi berat tersebut membebani sistem. Efeknya, HP Anda akan cepat panas.
Untuk itu, Anda bisa menghapus aplikasi atau games yang sekiranya memberatkan RAM. Meskipun game tersebut ialah game yang Anda suka dan mainkan, kalau tujuannya semoga kinerja HP Anda tidak lemot dan tidak cepat panas, mau tak mau, Anda harus hapus game tersebut.

14. Jangan Sering Menyimpan HP di Tempat Tertutup

Sebaiknya Anda tidak sering menyimpan HP di tempat tertutup. Contohnya menyimpan HP di celana jeans yang super ketat. JIka Anda sering menyimpan HP di celana jeans, sebaiknya mulai dikurangi dan beri HP Anda udara segar. Menyimpan HP di tempat tertutup menyerupai tas dan saku celana berpotensi menciptakan kinerja HP cepat panas yang tentunya akan kuat pada performa HP.


15. Factory Reset

Ini ialah langkah terakhir yang bisa Anda lakukan untuk menciptakan HP Anda terlihat “segar” dan performanya kembali menyerupai awal. Apabila HP Anda terasa cepat panas, cobalah untuk melaksanakan reset untuk setelan pabrik. Melakukan factory reset akan menghapus semua file dan aplikasi yang ada di HP, kecuali aplikasi yang sudah terpasang atau bawaan pabrik.
Berikut tadi ialah cara semoga HP Anda tidak cepat panas. Anda bisa melaksanakan 15 cara yang sudah dipaparkan tersebut. 

Sebagai info penutup, cobalah untuk mengasihi HP Anda dan hindari pemakaian berlebih serta pemasangan aplikasi yang terlalu banyak, terlebih kalau HP Anda mempunyai spesiifikasi yang tidak terlalu tinggi. 

Semoga bermanfaat dan bisa membantu!

Terima kasih


Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: